
Sahabat Fathulwahhab yang dirahmati Allah, bulan Muharram senantiasa menghadirkan ruang spiritual yang istimewa bagi umat Islam. Di antara sekian banyak momentum berharga, tanggal 10 Muharram atau hari Asyura dikenal sebagai hari penuh keberkahan dan limpahan rahmat. Pada hari mulia ini, para ulama dan orang-orang shalih kerap menganjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, dzikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT demi meraih keselamatan dan keberkahan sepanjang tahun.
Keutamaan Mengamalkan Ayat Kursi dan Dzikir di Hari Asyura
Salah satu amalan yang sering diamalkan oleh para pencari ridha Ilahi pada hari-hari istimewa adalah membaca ayat kursi dalam jumlah tertentu, seperti sebanyak 360 kali. Secara umum, ayat kursi merupakan puncak ayat Al-Qur'an yang memuat keagungan sifat-sifat Allah, keesaan-Nya, serta kekuasaan-Nya yang meliputi langit dan bumi. Membacanya secara istiqomah, terlebih dalam hitungan yang banyak pada waktu-waktu utama, diyakini sebagai ikhtiar batin untuk memohon benteng perlindungan, ketenangan hati, serta kelapangan rezeki dari Sang Pencipta.
Amalan wirid dan dzikir dalam jumlah tertentu bukanlah sebuah beban, melainkan bentuk latihan rohani untuk melatih kesabaran, kekhusyukan, dan keistiqomahan lisan dalam mengingat Allah. Dengan memperbanyak bacaan ayat kursi di hari Asyura, seorang hamba berharap mendapatkan penjagaan dari segala mara bahaya, keburukan zaman, serta tipu daya yang tidak terlihat.
Adab dan Hikmah Menjalankan Amalan 10 Muharram
Agar amalan yang kita kerjakan membuahkan hasil yang makbul, penting sekali untuk memperhatikan adab-adab dasarnya. Hendaklah setiap amalan diawali dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT, membersihkan hati dari sifat riya, serta dikerjakan dalam keadaan suci dan di tempat yang bersih. Ketenangan batin dan kekhusyukan jauh lebih utama daripada sekadar mengejar bilangan tanpa penghayatan makna.
Hikmah terbesar dari amalan semacam ini adalah semakin dekatnya hubungan seorang hamba dengan Tuhannya. Ketika lisan basah dengan dzikir dan ayat-ayat suci, hati akan menjadi tenteram dan terlindungi dari kelalaian. Semoga ikhtiar kita dalam menghidupkan amalan 10 Muharram ini menjadi wasilah turunnya keberkahan, ampunan dosa, serta keselamatan dlm urusan dunia dan akhirat. Aamiin.