
Sahabat @fathulwahhab yang dirahmati Allah, momen setelah menunaikan sholat adalah saat-saat yang sangat istimewa. Ketika kita baru saja selesai menghadap Sang Pencipta, hati berada dalam keadaan yang paling dekat dengan-Nya. Di sinilah pintu-pintu langit terbuka lebar, dan berbagai amalan sunnah dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah kita, salah satunya adalah mengusap wajah dengan tangan setelah berdoa.
Makna dan Adab Mengusap Wajah Setelah Berdoa
Mengusap wajah seusai memanjatkan doa bukanlah sekadar gerakan fisik tanpa makna. Ia adalah simbol pengharapan agar rahmat dan keberkahan yang kita minta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala benar-benar meresap dan menyentuh diri kita. Dalam tradisi para ulama, amalan ini dilakukan dengan penuh khusyuk, merendahkan hati, dan menghadirkan rasa butuh kepada Sang Maha Pemberi.
Agar amalan ini mendatangkan ketenangan batin yang mendalam, ada baiknya kita memerhatikan adab-adabnya. Mulailah dengan duduk yang tenang setelah salam, beristighfar, lalu membaca dzikir dan doa dengan suara yang lembut. Ketika mengangkat tangan, lakukan dengan penuh kesopanan, lalu akhiri rangkaian doa tersebut dengan mengusapkan kedua telapak tangan secara perlahan ke wajah. Lakukan semua proses ini dengan niat tulus mengikuti sunnah dan mengharap ridha-Nya.
Hikmah dan Keutamaan Merutinkan Amalan Sederhana
Sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam, menjaga amalan-amalan kecil namun istiqomah akan memberikan dampak luar biasa bagi kebersihan jiwa. Mengusap wajah setelah berdoa menjadi penutup yang manis bagi komunikasi hamba dengan Tuhannya. Hikmah yang dapat dipetik adalah terciptanya kesadaran diri bahwa segala kebaikan yang kita harapkan berasal dari Zat yang Maha Luas kasih sayang-Nya.
Mari jadikan kebiasaan ini sebagai penyejuk hati di tengah kesibukan dunia. Semoga setiap doa yang kita panjatkan usai sholat, diiringi dengan kelembutan adab dan ketulusan niat, senantiasa dikabulkan oleh Allah Ta'ala. Jangan lupa untuk terus menyimak konten-konten seputar sholawat, doa, dzikir, dan hizib lainnya hanya di kanal YouTube @fathulwahhab. Barokallahufiikum.